25 Perintah Dasar Terminal Linux Beserta Fungsinya [Lengkap]

Posted on

Perintah – Perintah Dasar Terminal Linux

TentangKomputer.com – Linux merupakan sistem operasi berbasis UNIX, karena Linux dikembangkan berdasarkan standar yang dimiliki oleh UNIX, dengan kata lain Linux ini merupakan turunan dari UNIX. Linus Trovalds pembuat linux atau bisa dibilang sosok dibalik sistem operasi linux.

Linux tidak hanya menyediakan tampilan visual (GUI) saja melainkan linux juga menyediakan terminal untuk Anda yang suka bekerja dengan perintah teks. Terminal linux sering disebut command prompt atau shell. Linux adalah sistem operasi yang sering menggunakan terminal, karena banyak orang menggunakan linux memang untuk keperluan administrasi, sistem operasi linux ini banyak digunakan sebagai server, maupun website.

Jika Anda pengguna Linux pemula, maka Anda harus memahami dasar-dasar perintah yang ada di terminal linux. Berikut perintah-perintah dasar terminal linux beserta penjelasannya.

Perintah Dasar Linux

  • Perintah man ls

Manual tersebut akan menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls itu secara lengkap.

  • Perintah &

Perintah & dipakai di belakang perintah lain dan menjalankannya di background. Tujuannya untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan menjalankan proses-proses yang lain.

  • Perintah bg

Perintah ini untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara (suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan pada saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Andadapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikkan perintah bg untuk menjalankannya di background. Dengan cara tersebut Anda telah membebaskan shell tetapi tetap mempertahankan peritah lama berjalan di background.

  • Perintah cat

Menampilkan isi dari sebuah file di layar contohnya:

$ cat namafile

  • Perintah cd

Change Directory atau untuk berpindah direktori. Perintah ini mirip dengan perintah cd di DOS.

  • Perintah chgrp

Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Contohnya untuk memberi izin pada kelompok atau grup Anda dapat mengakses suatu file.

Sintaks penulisannya:

#chgrp

  • Perintah chmod

Digunakan untuk menambah dan mengurangi izin pemakai untuk mengakses file atau direktori.

  • Perintah chown

Mengubah user ID (owner) sebuah file atau direktori $ chown.

  • Perintah cp

Untuk menyalin file atau copy. Misalkan untuk menyalin file1 menjadi file2: $ cp 12.

  • Perintah fg

Perintah ini untuk mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementara (suspend) agar berjalan kembali di foreground.

  • Perintah halt

Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super user atau Anda harus melakukan login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.

  • Perintah kill

Perintah kill akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuan dari perintah kill adalah menghentikan proses.

  • Perintah logout

Perintah yang digunakan apabila kita ingin keluar dari sistem.

  • Perintah ls

Perintah ini menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Jika Anda menjalankan perintah ls tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden (file tanpa awalan tAnda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar.

  • Perintah mkdir

Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS.

  • Perintah mount

Perintah ini akan me-mount file sistem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya super user yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat file sistem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount.

  • Perintah mv

Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argunen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.

  • Perintah passwd

Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisi password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.

  • Perintah pwd

Menampilkan nama direktori dimana Anda saat ini sedang berada

  • Perintah rm

Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekrusif dapat menghapus seluruh file.

Contoh:

$ rm -rf

$ rm -r

$ rm

  • Perintah rmdir

Untuk menghapus direktori kosong

  • Perintah shutdown

Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem, Anda bisa menghentikan computer dengan perintah shutdown -h now dan bisa me-restart sistem dengan perintah shutdown – r now atau dengan kombinasi tombol Ctrl-Alt-Del.

  • Perintah su

Perintah su untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka computer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan password dengan benar. Akan tetapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.

  • Perintah unmount

Perintah ini adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount file sistem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan. # unmount

  • Printah unzip

Digunakan untuk mengekstrak atau mengurikan file yang dikompres dengan zip.

Baca Juga:
Linux : Sejarah Ubuntu Lengkap
4 Cara Cepat Mengambil Screenshot Di Laptop & Komputer
Cara Mudah Mengganti Background Foto Dengan Photoshop
Tutorial Macromedia Flash 8 : Membuat Animasi Akuarium